Berita
Wisata Selfie di Farmhouse Susu Lembang


Print


SAAT konsep klasik berpadu dengan modern, jadilah sesuatu yang unik. Ini yang terjadi pada destinasi wisata Farmhouse Susu Lembang. Tempat wisata keluarga yang berlokasi di Jalan Raya Lembang No. 110, Kabupaten Bandung Barat itu seakan menjadi magnet para wisatawan saat ini.

Dengan area seluas 2 hektare, Farmhouse menyediakan banyak spot yang cantik, unik, serta antik. Tak salah jika lokasi yang dibuka sejak akhir tahun 2015 itu selalu ramai diserbu pengunjung. Wisata selfie pun disematkan pada tempat ini mengingat sebagian besar orang yang datang bertujuan untuk mengabadikan diri bersama fasilitas bangunan-bangunan dengan desain unik.

Terdiri dari tiga bangunan besar dan lebih dari lima spot bangunan menarik lainnya, benang merah gaya bangunan di sana memang 'farmhouse'. Sesuai dengan namanya, farmhouse diartikan sebagai rumah dengan suasana agrikultur, perdesaan, pertanian, dan peternakan.

Gaya bangunan ala farmhouse bisa juga disebut folk houses merupakan bangunan (atau rumah) yang berfungsi sebagai tempat tinggal utama dalam suasana perdesaan atau pertanian. Dalam sejarahnya, rumah-rumah pertanian tersebut sering dikombinasikan dengan tempat untuk hewan yang disebut dengan housebarn. Bangunan lainnya dapat dihubungkan ke satu atau beberapa lumbung untuk menyimpan hasil pertanian.

Laman Classic Colonial Homes mencatat, gaya bangunan folk houses ramai didirikan pertengahan tahun 1600 hingga 1900-an. Sebutan lainnya adalah connected farm buildings. Gaya ini terpicu oleh kondisi geografi dan kebutuhan agrikultural.

Banyak yang menyebut jika Farmhouse Susu Lembang mengadopsi perdesaan abad pertengahan ala Eropa. Ini cocok dengan lokasinya yang berada di ketinggian berhawa sejuk. Hanya saja, Intania Setiati, Public Relations The Big Price Cut Group yang mengelola Farmhouse Susu Lembang menyebutkan, tak hanya gaya Eropa saja yang diadopsi.

Di sana ada American Farmhouse, nuansa rumah-rumah dalam gang di Yunani dengan paduan cat biru tua dan puti, rumah Hobbit, dan lainnya. Rumah Hobbit menjadi salah satu spot berfoto yang populer bagi pengunjung Farmhouse. Dalam novel fiksi karya J.R.R. Tolkien, rumah hobbit didefinisikan sebagai rumah bagi kaum Hobbit dengan tinggi tak lebih dari setengah kalinya manusia dewasa. Bentuknya membulat dengan banyak lorong di dalamnya serta memiliki perapian. Bentuk atap beragam namun sebagian besar menguncup dan diselimuti jerami, bahkan rumput hidup. Ikon lainnya adalah daun pintu terbuat dari kayu dan berbentuk bulat.

Tiga bangunan paling besar di farmhouse Susu lembang dimulai dari toko cenderamata yang tampak seperti rumah kayu ala Eropa timur. Didominasi warna hitam dan putih, bagian pintu depan bangunan ini mencolok dengan cat biru tua serta chandelier khas abad pertengahan.

Beranjak pada bangunan besar lainnya yakni Backyard Kitchen yang merupakan restoran di area ini. material bangunannya sebagian besar dari kayu dengan cat monokrom hitam putih dan dibuat dengan gaya farmhouse Eropa. Yakni sebuah bangunan besar tanpa sekat biasanya digunakan sebagai kandang hewan peliharaan.

Bangunan besar ketiga adalah cafe empat lantai di bagian belakang area. Berbeda dengan konsep farmhouse, bangunan ini lebih mengusung gaya klasik kolonial dengan detil pada dinding dan pagarnya.

Di Farmhouse Susu Lembang, fasilitas wisata lainnya yang ditawarkan adalah penyewaan kostum tradisional ala petani Eropa jaman dulu. Yang unik, bangunan tempat penyewaan yang sekaligus menyediakan juice bar ini dibangun dari tumpukan batu-batu mirip kastil sisi laut di film dengan setting abad pertengahan.

Ada pula bangunan untuk para tenant yang salah satu dindingnya terbuat dari padu padan batu bata dan botol-botol bekas aneka warna.

Selain bangunan dengan desain unik, Farmhouse Lembang juga meneydiakan atraksi wisata petting zoo. Hewan-hewan seperti kelinci, kambing, biri-biri, unggas, serta beberapa reptil dipamerkan di area tersebut dan pengunjung bisa berinteraksi langsung.***
Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2016/05/09/wisata-selfie-di-farmhouse-susu-lembang-368598



   

Berita Lainnya

INVENTARISASI PEKERJA PENDUKUNG SEKTOR MUSEUM DAN CAGAR BUDAYA SERTA KOMUNITAS SEJARAH TERDAMPAK COVID-19
GERAKAN MASKER KAIN. KITA DUKUNG DAN IMPLEMENTASIKAN BERSAMA
INVENTARISASI PEKERJA SENI TERDAMPAK COVID-19
MARI BERBAGI UNTUK NEGERI
DIVISI PENANGANAN DAN PENGAMANAN GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN CORONA VIRUS DISEASE COVID-19 DI JAWA BARAT TELAH MULAI BERTUGAS


Kembali Ke Index Berita