Berita
Hirup Udara Segar Serta Menjelajah Goa Jepang dan Belanda di Tahura Djuanda


Print


Rasanya tidak berlebihan jika mengatakan polusi udara Kota Bandung bertambah dari waktu ke waktu. Bandung dengan segala pesona yang dimilikinya mampu mengundang orang-orang luar Bandung datang ke Bandung baik untuk studi, bekerja, maupun hanya sekedar wisata. Bertambahnya penduduk yang tinggal di Bandung dan kendaraan yang mereka bawa tentu turut menyumbang polusi udara di Bandung.

Namun, bukan berarti kamu harus mengurungkan niat untuk berkunjung ke Bandung karena bagaimanapun Bandung mempunyai obatnya. Bandung sendiri bagaikan sebuah mangkuk yang dikelilingi pegunungan. Udara segar dan suasana alam tetap dapat dijumpai di daerah Bandung, walaupun memang waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tempat-tempat tersebut cenderung lama jika ditempuh dari kota. Jika waktu yang kamu miliki tidak banyak namun ingin menikmati waktu dengan berkunjung ke wisata alam, maka Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda lah jawabannya.

Tahura Djuanda terletak di kawasan Dago Pakar, sekitar 7 km dari pusat Kota Bandung dan dapat dijadikan sebagai pilihan untuk menghabiskan waktu akhir pekan. Untuk mencapai tempat ini dapat menggunakan kendaraan pribadi, namun, jika kamu ingin berpartisipasi dalam upaya mengurangi polusi udara, kamu bisa gunakan sepeda atau kendaraan umum untuk tiba di Tahura. Jika menggunakan kendaraan umum, ada dua angkot yang melewati kawasan ini yakni angkot jurusan Ciroyom-Ciburial dan jurusan Dago-Caringin dan turun di pertigaan menuju Tahura. Tahura berjarak sekitar 500 meter dari pertigaan tersebut. Kamu dapat berjalan atau memilih menggunakan ojek.

Pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi dan sungai yang mengalir diantaranya membuat suasana alam di kawasan ini semakin kental. Kita akan dibuat lupa ramai dan polusinya udara di Kota Bandung. Banyak yang memanfaatkan spot ini untuk pemotretan pre-wedding, berteduh, atau berpiknik.

Berbagai macam koleksi flora dan fauna dapat dijumpai juga di Tahura. Tak hanya itu, ada beberapa lokasi yang akan menarik perhatian seperti waduk PLTA, Monumen Djuanda, panggung terbuka, dan museum. Wahana permainan disediakan untuk anak-anak dan bagi orang dewasa, arena outbond dapat dimanfaatkan.

Goa Belanda dan Goa Jepang seringkali menjadi daya tarik kawasan ini. Sekitar 200 meter dari gerbang kita akan menemukan Goa Jepang. Goa ini diketahui sebagai tempat persembunyian para penjajah di zaman penjajahan. Goa Jepang dibuat sendiri oleh rakyat Indonesia. Goa Belanda jaraknya sekitar 500 meter dari Goa Jepang. Sepanjang perjalanan mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan alam yang menyejukkan.

Perjalanan menjelajahi obyek wisata Tahura tak berakhir di Goa Belanda. Dari sana, kita dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai obyek lainnya seperti penangkaran rusa dan Curug Omas Maribaya. Namun, rute yang harus ditempuh cukup jauh. Maka dari itu, di sini banyak jasa ojek yang dapat dimanfaatkan jika tidak mau berjalan kaki.(tj6)
Sumber : http://jabar.tribunnews.com/2017/01/11/rehat-hirup-udara-segar-dan-menjelajah-goa-jepang-dan-belanda-di-tahura-djuanda



   

Berita Lainnya

Forum OPD Sebagai Media Strategis Bidang Pariwisata dan Kebudayaan
Akhir Pekan ke Bandung, Ada Jelajah Budaya Nusantara 2017
Wisata Sepeda di Bandung, Rp 170 Ribu Dapat Sepeda Sewa dan Paket Wisata
Ikon Pariwisata Baru Cirebon, Kursi Rotan Raksasa Setinggi 12 Meter!
Lukisan Alam Gunung Ciremai Dari Pantai Kejawanan di Cirebon


Kembali Ke Index Berita