Berita
Jelang Ramadan, Ribuan Pengunjung Padati Tempat Wisata di Cianjur


Print


Tempat wisata di Cianjur, Jawa Barat, dipadati ribuan pengunjung sebagian besar wisatawan lokal yang melakukan tradisi papajar menyambut datangnya bulan suci Ramadan 2018.

Sebagian besar wisatawan yang memadati sejumlah tempat wisata di kawasan utara Cianjur seperti Kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nunsatara dan wisata air Jangari di Kecamatan Mande, datang mengunakan kendaraan bak terbuka.

Tradisi papajar atau menyambut datangnya bulan suci Ramadan itu, dilakukan warga dari berbagai wilayah di Cianjur dengan menggelar acara makan bersama sanak saudara atau tetangga satu kampung.

Tatang, staf Humas Kebun Raya Cibodas saat dihubungi, mengatakan, angka kunjungan menjelang masuknya bulan puasa tahun ini, terus meningkat setiap harinya dan diperkirakan akan terjadi puncaknya pada Minggu.

"Untuk hari ini diperkirakan sudah lebih dari lima ribu orang yang sebagian besar wisatawan lokal yang melakukan papajar. Puncaknya diperkirakan akan terjadi besok dengan angka kunjungan lebih banyak," katanya.

Dia menjelaskan, setiap tahun menjelang masuknya bulan puasa angka kunjungan meningkat taam dibandingkan hari libur lainnya. Bahkan angka kunjungan tetap tinggi meskipun hari kerja yang didominasi wisatawan lokal.

Hal senada terucap dari Heri pengelola tempat wisata air Jangari, sejak satu pekan terakhir angka kunjungan wisatawan lokal yang melakukan tradisi papajar ke lokasi wisata air itu, meningkat hingga 5 persen dari hari biasa.

"Hari ini diperkirakan sudah mencapai 1.500 lebih pengunjung yang memadati sejumlah tempat di Jangari. Meskipun masih minim sarana dan prasarana penunjang Jangari masih menjadi tempat favoriet setiap menjelang puasa," katanya.

Sementara Ikbal Selamet (32) warga Kecamatan Cianjur, mengatakan, dia sengaja datang ke Jangari bersama keluarga besarnya untuk melakukan tradisi papajar sebelum masuknya bulan puasa.

"Tahun sebelumnya kami ke Pelabuhan Ratu-Sukabumi, tahun ini kami memilih ke Jangari karena lokasinya dekat dan banyak kuliner air tawar yang dijajakan sehingga tidak perlu membawa makanan dari rumah," katanya.

Sementara itu, ratusan warga Desa sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, juga melakukan "papajar" atau menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan menggelar nasi liwet sepanjang 700 meter.

Nasi liwet yang disajikan beralas daun pisang dijajarkan warga di jalan kampung di wilayah tersebut. Kegiatan yang kedua kalinya itu akan digelar secara rutin setiap tahun untuk menyambut datangnya bulan Puasa.

"Papajar merupakan tradisi warga Cianjur dalam rangka menyambut datangnya bulan Puasa. Kegiatan ngaliwet ini sebagai ajang rekreasi sekaligus sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi," kata Kepala Desa Sindanglaya Yusuf Saefuloh.

Kegiatan tersebut digagas pihak desa dan Karang Taruna Desa Sindanglaya. Dalam kegiatan tersebut pemuda setempat menampilkan pertunjukan bela diri pencak silat serta lomba qasidah yang diikuti belasan kelompok pengajian.

Kegiatan makan bersama itu diikuti sejumlah pejabat dari pemerintahan desa dan kecamatan di wilayah tersebut dan didukung warga dari berbagai wilayah yang masuk ke Desa Sindanglaya."Harapan kami kegiatan ini akan terus berjalan setiap tahunnya, sebagai bentuk rasa syukur warga menyambut datangnya bulan suci," katanya.

Antusiasme warga menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan menggelar papajar makan bersama tinggi. Bahkan ungkap Dian Omes (42), seorang warga, tahun kedua digelarnya kegiatan tersebut disambut meriah warga Desa Sindanglaya.

"Biasanya papajar ke laut selatan atau ke tempat rekreasi. Namun sejak tahun lalu warga lebih memilih ngaliwet bersama warga satu wilayah. Ini untuk rekreasi sekaligus menjalin silaturahmi antarwarga," katanya.

Sumber : https://lifestyle.okezone.com/read/2018/05/13/406/1897549/jelang-ramadan-ribuan-pengunjung-padati-tempat-wisata-di-cianjur?page=1



   

Berita Lainnya

Pangandaran Festival 2018 Digelar Oleh Pemkab Pangandaran Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Pangandaran Yang Ke 6
Pemkab Bekasi Gelar
Pemkab.Cirebon Gelar Festival Gunung Kromong Di Lokasi Yang Unik Yaitu Tebing Batu Lawang
Gubernur Jawa Barat Menyajikan Kopi Jabar Untuk Pengunjung Saat Pembukaan Ngopi Saraosna Vol.6 Di Gedung Sate
KADISPARBUD PROV.JABAR DAN DEPUTI PENGEMBANGAN DESTINASI KEMENPAR RI TURUT SERTA DALAM KEMERIAHAN PEMECAHAN REKOR TARI JIPENG TERBANYAK


Kembali Ke Index Berita