Goa Anteg

04-08-2015 Kabupaten Tasikmalaya 22640 baca

Print


Gua Anteg merupakan Situs peninggalan Ratu Sukakerta Srigading Anteg, saat ini Situs gua Anteg selain berfungsi sebagai objek wisata budaya, juga sebagai objek wisata petualangan (penelusuran gua) banyak dikunjungi, baik oleh para pecinta alam maupun para pengunjung dengan minat khusus(ziarah). Bagi para pecinta alam, khususnya para caver pemula, gua ini cukup baik untuk arena pelatihan, selain tingkat kesulitan dan tingkat bahaya pada kategori sedang, juga medannya yang cukup menantang karena mempunyai tingkat kesulitan yang cukup bervariasi.
Para pengunjung dengan minat khusus juga banyak berkunjung ke download drama korea gua ini, pada waktu-waktu tertentu (gua Anteg biasa digunakan oleh para penziarah melakukan kunjungan), biasanya bulan Maulud, Safar, Ramadhan dan lain-lain. Seperti gua-gua lainnya yang berkaitan dengan sejarah, Gua Anteg dikaitkan juga dengan perjalanan Syech Abdul Muhyi sebelum menemukan gua Safarwadi di Pamijahan dan juga cerita Sunan Rahmat (Kean Santang  Putra Prabu Siliwangi),
yang konon ada petilasannya di sekitar gua tersebut  (di dalam bangunan mushola).
                  
Nama Anteg  sendiri diambil dari nama salah seorang tokoh Kerajaan Sukakerta setelah masa kerajaan Galunggung, yaitu Sri Anteg, Gua ini oleh masyarakat sekitar diyakini merupakan salah satu tempat yang berkaitan dengan aktifitas ritual Sri Gading Anteg.
Gua dengan panjang 342 meter ini, cukup komplit jika dilihat dari keragaman ornamennya, ada stalacmit, stalactit, gourdin dan lain-lain. Hanya pada beberapa lorong terdapat bekas rerutuhan Stalacmit(cave breakdown) yang mengindikasikan adanya tingkat kerentanan batuan yang harus diwaspadai. Gua ini selain dijadikan objek tujuan wisata budaya, juga wisata/olah raga petualangan.
Banyak catatan yang menunjukan bahwa gua Anteg ini sering diekspose di media masa, baik di media cetak maupun media elektronik sehingga gua ini sering dikunjungi oleh para penziarah, baik yang berasal dari Tasikmalaya,maupun di luar Tasikmalaya bahkan banyak juga pengunjung yang berasal dari luar provinsi.

Profil
Nomor Gua : GT. 39.07.01
Nama Gua/Sinonim : Anteg
Letak Kordinat : 108º18’42.8” BT 07º 28’ 10.5” LS
Ketinggian : 727 meter DPL
Bloc/Kampung/Dusun : Gunung Kutu/Sukapura/Anteg Hilir
Desa/Kecamatan : Malatisuka/Gunung Tanjung
Kabupaten/Provinsi : Tasikmalaya/Jawa Barat
Laut/Gunung terdekat : Hindia/Pasir Lingkeuy
Bentuk mulut gua : Trapesium terbalik(amorf)
Ukuran mulut gua : 6,3 x 2,7 meter/semi vertical
Panjang lorong gua : 274 meter(lorong utama)
Lebar lorong gua : 0,8 - 28 meter
Letak mulut gua/lorong: Tebing/gabungan(vertical dan horizontal)
Arah mulut gua : Utara
Kapasitas memuat : 100 – 1000 orang
Derajat kesulitan : Sedang – Sulit
Kepemilikan tanah : Tanah Desa
Juru kunci saat ini : Dede Abdul Karim
Pemanfaatan gua saat ini : untuk kegiatan wisata ziarah

Sumber : Disparbud Kab. Tasikmalaya

 



Objek Wisata Lainnya