Jatiwangi Art Factory

15-06-2016 Kabupaten Majalengka 24487 baca

Print


Jatiwangi Art Factory (JAF) adalah sebuah organisasi nirlaba yang fokus terhadap kajian kehidupan lokal pedesaan lewat kegiatan seni dan budaya juga industry kreatif seperti festival, pertunjukan seni, pameran seni rupa, musik, video dan film, keramik, residensi seniman, diskusi bulanan, siaran radio dan pendidikan. Jatiwangi Art Factory dapat ditemukan di Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, Kecamatan Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

SEJARAH
Komunitas ini berdiri pada tahun 2005. Adapun sejak tahun 2008 bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Jatisura untuk melakukan riset dan penelitian dengan menggunakan keterlibatan kesenian kontemporer yang kolaboratif dan saling berkaitan.

FESTIVAL RESIDENSI JATIWANGI
Pada mulanya namanya Jatiwangi International Performing Artis-in-Residence Festival (2006), sebuah residensi yang diselenggarakan di tiga desa di wilayah Jatiwangi. Pada 2010 berubah menjadi Jatiwangi Artists-in-Residence Festival dan pada 2012 menjadi Festival Residensi Jatiwangi. Festival ini berupaya menciptakan kesadaran akan praktik seni kontemporer dan membuka kemungkinan aktivitas kreatif. Di samping menjembatani hubungan dan pertemuan antara seniman mukiman dan penduduk setempat, festival membuka jaringan kerja internasional untuk masa depan Jatiwangi. Komite Festival bertugas menghubungkan seniman dan tuan rumahnya. Konsep tamu-tuan rumah dimaksudkan untuk menghela batas-batas praktik seni dan mendorong penciptaan karya seni yang merefleksikan ide-ide, tradisi, dan isu-isu dari komunitas setempat dipadukan dengan ide-ide dan praktik artistik para seniman mukiman. Para peserta juga akan menjelajahi pola-pola hubungan tradisional-modern, rural-urban, global-lokal, dan lain-lain. Festival ini merayakan penciptaan seni kontemporer dalam kehidupan sehari-hari, dan dengannya mendekatkan seni pada publik. Festival berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama adalah masa residensi ketika para seniman mukiman dan penduduk setempat akan sama-sama menjelajahi ide-ide, berkarya, dan mendiskusikan kemungkinan-kemungkinan penampilannya. Kegiatannya adalah pertemuan, bincang-bincang, lokakarya, dan program kunjungan. Tahap kedua adalah festivalnya. Di sini para seniman dan tuan rumah akan menampilkan hasil karya mereka.

FESTIVAL VIDEO RESIDENSI
Festival ini adalah dalah festival video internasional dua tahunan yang diselenggarakan oleh Jatiwangi art Factory dan Sunday Screen (kelompok pembuat video asal Bandung).  Peserta diundang untuk mengikuti residensi selama dua pekan  dan ditempatkan di sejumlah desa dan rumah penduduk, berkolaborasi dengan penduduk dan aparat desa, kemudian menciptakan video untuk diputar di akhir festival. Dalam festival ini penduduk desa menjadi mitra dan sahabat seniman mukiman. Penduduk juga dilatih untuk memetakan berbagai kontradiksi dan masalah yang mereka hadapi sehari-hari. Video itu nantinya menjadi jendela untuk melihat apa yang terjadi dalam kehidupan kita. Inilah cara mendokumentasikan kehidupan desa.

FESTIVAL MUSIK KERAMIK
Festival musik ini akan melibatkan seniman mukiman dan tuan rumah. Selama dua pekan seniman mukiman akan berkolaborasi dengan penduduk setempat, baik mengenai ide maupun kesempatan sebagai penampil, demi menciptakan instrumen musik keramik di festival nanti. Hasil kolaborasi ini akan ditampilkan dalam pentas musik di akhir festival. (YD)
 



Objek Wisata Lainnya