Situ Cangkuang

22-08-2011 Kabupaten Garut 23769 baca

Print


Situ Cangkuang sebagian ditutupi oleh bunga teratai yang indah. Ada sebuah pulau kecil ditengah‐tengah situ, dimana sebuah Candi Cangkuang berada.  Didalam candi itu terdapat patung Siwa Hindu.  Nama Cangkuang sendiri diambil dari pohon Cangkuang (Pandanus Furcatus) yang masih terdapat di sekitar kawasan tersebut Cangkuang telah dibangun pada jaman kerajaan sunda pertama yaitu Kerajaan Galuh. Didekat Situ ada makam peninggalan penganut agama Islam, yaitu Arif Muhammad. Dia salah seorang Tentara Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah yang pergi menyerang Belanda di Batavia pada abad ke 17.  Penyerangannya gagal, dia tidak kembali, tetapi dia menetap di daerah Cangkuang untuk mengajar dan menyebarkan agama Islam kepada masyarakat disekitanya, tepatnya di kampung Pulo dimana keturunannya menetap sampai saat ini.
Bentang alam yang dikelilingi oleh Situ Cangkuang memberikan nilai keunikan tersendiri dibandingkan dengan tempat lain yang sejenis. Selain itu secara geografis Situ Cangkuang memiliki luas kawasan yang cukup luas (340,775 Ha).    
Situ Cangkuang yang menjadi bagian kronologis sejarah islam tidak terlepas dari nilai heritage dan berubah menjadi daerah tujuan wisata yang sangat menarik.

Lokasi:  Desa Cangkuang Kecamatan Leles, Kabupaten Garut
Koordinat : 7°6'13"S 107°55'10"E
Telepon:
Email:
Internet: www.garutkab.go.id
Arah:  16 Km ke arah utara Kota Garut. Untuk menuju ketempat lokasi ini dari Kecamatan Leles para wisatawan biasanya menggunakan kendaraan delman (andong) yang unik, ataupun juga bisa menggunakan kendaraan pribadi.
Fasilitas: lain museum, kios makanan, dan cinderamata, tempat parkir, pos tiket, gerbang pintu masuk, pelayanan informasi, toilet, shelter, tempat sampah, dermaga rakit.
Jam Buka:
Tutup:
Tiket:    
Informasi Lebih Lanjut:

 



Objek Wisata Lainnya