Genjring Rudat

05-08-2011 Kabupaten Cirebon 24483 baca

Print


Pada awalnya Seni Rudat hanya berkembang di pesantren-pesantren, namun kemudian seni yang bernafaskan Islam ini berkembang pula di masyarakat umum.
Menurut Enoch Atmabrata, rudat tarian merupakan tarian di iringi oleh musik terbangan di mana unsur tarian nya banyak kental dengan nuansa agama, seni bela diri, dan seni suara.
Munculnya kesenian Rudat berawal dari tumbuhnya semangat perjuangan masyarakat dalam upayanya melawan penjajah yang dipimpin oleh seorang pangeran dari Kesultanan Kanoman Cirebon. Bersama pimpinan-pimpinan pesantren ia menyusun kekuatan dengan mengajarkan ilmu beladiri pada para santri. Kegiatan tersebut kemudian disamarkan dengan membentuk gerakan-gerakan berbentuk tarian. Adapun alat musik yang digunakan dalam pertunjukan Rudat adalah perangkat genjring, trebang dan bedug. Maka dalam tarian Rudat, Anda akan melihat perpaduan gerak silat, dzikir dan gerakan sholat, kemudian diiringi dengan lantunan puji-pujian yang mengagungkan asma Allah dan Rasulnya – suatu pengalaman yang mungkin berbeda dari apa yang Anda lihat dan alami sehari-hari.
Lokasi:  
Telepon: 
Email:
Internet:
Arah:  
Fasilitas: 
Jam Buka:
Tutup:
Tiket:
Informasi Lebih Lanjut:
 



Objek Wisata Lainnya