Pencak Cimande

05-08-2011 Kabupaten Cianjur 9910 baca


Pencak Cimande dipopulerkan dan disebarkan oleh Bapak Sakir, warga setempat. Beliau adalah tokoh Pencak Silat yang memiliki banyak pengetahuan tentang Pencak Silat serta memiliki perihal ilmu kebatinan. Karena itulah gerak-gerak Pencak Silat ciptaan Bapak Sakir populer dengan sebutan Pencak Silat Cimande, mengambil asal daerahnya yaitu Kecamatan Cimande.
Gaya Cimande ini berkembang ke daerah Cianjur lainnya, Bandung dan Jakarta. Keistimewaannya terletak pada kekuatan memukul dan kekuatan menahan, jarang menghindar, setiap serangan dibalas dengan serangan pula.
Jurus (gerakan dasar Cimande) lebih sederhana, banyak mempergunakan gerakan tangan dari pada gerak kaki dan lebih banyak bergerak di atas dengan sikap tangan terbuka, yang pada dasamya banyak menggunakan tangan baplang.
Murid-murid yang terkenal adalah R. Wiranegara, Bah Ace, Bah Soleha, Bah Surma, Eyang H. Somad. Di Bandung perkumpulan Mande Muda pimpinan Uyuh Suwanda, bahkan sebagai gurunya.
Antara tahun 1776 - 1813 Kabupaten Cianjur di perintah oleh Bupati R. Aria Wiratanudatar II, Bupati Cianjur ke-5 dari keturunannya, atau di sebut juga Dalem Enoh. Pada masa pemerintahannya, beliau mengetahui bahwa Bapak Sakir seorang ahli Pencak Silat. Kemudian di angkatlah Bapak Sakir sebagai Guru Pencak Silat di Kabupaten Cianjur yang merangkap sebagai anggota keamanan Kabupaten.
Menurut ahli sejarah Kabupaten Cianjur, selain R. Wiranagara terdapat pula R. Obing Ibrahim dan R.H. Ipung Prawirasudildja, yang menjelaskan bahwa pada tahun 1780 Bapak Sakir pernah dicoba kemahiran Pencak Silatnya oleh orang China dari Macao. Kontes yang mengambil tempat di Alun-Alun Kabupaten Cianjur ini akhirnya dimenangi oleh Bapak Sakir. Karena Dalem hadir, Bapak Sakir diberi hadiah uang sebesar Rp. 10. Selain disaksikan oleh Bupati Cianjur, R. Aria Wiratanudatar II, juga disaksikan oleh R. Jamu yang sedang mengungsi ke Cianjur. R. Jamu kelak bernama R. Kusumadinata dan menjadi Bupati Sumedang, sebagaimana tertulis dalam buku Pangeran Komel karya R. Memed Sastrahadiprawira. Selanjutnya Bapak Sakir dibawa pindah oleh R. Aria Natanagara ke Bogor. Di sana beliau diangkat menjadi pengawal bupati.
Penyebaran Pencak Silat Cimande Cianjur hanya berlangsung hingga tahun 1813, dan muncul kembali pada tahun 1918 dan tersebar hingga ke Cianjur Selatan, bahkan ke daerah Garut Selatan.. Setelah penyebaran Pencak Silat Cimande hingga tahun 1930, Pencak Silat Cikalong dan Pencak Silat Syahbandar menyusul yang disebarkan oleh putra dan murid R.H. Ibrahim dari Cikalong.
Lokasi: Kecamatan Cimande
Telepon:
Email:
Internet:
Arah:
Fasilitas:
Jam Buka:
Tutup:
Tiket:
Informasi Lebih Lanjut:



Objek Wisata Lainnya