Tari Ketuk Tilu

26-04-2011 Jawa Barat 22638 baca

Print


Tari ketuk tilu ini banyak tersebar di wilayah Priangan, Bogor, dan Purwakarta. Tarian ini biasa ditampilkan pada acara perhelatan, perayaan dan ngamen, bisa di ruang terbuka atau tertutup. Tari Ketuk Tilu ini termasuk ke dalam tari hiburan atau tari pergaulan.
Pada penampilannya, tari ketuk tilu disajikan di depan kelompok penabuh. Di tengah arena tempat menari biasanya ditempatkan lampu minyak berkaki (Sunda disebut oncor). Penonton/calon penari berada di sekitar gelanggang, duduk, jongkok atau berdiri, sekarang pada acara resmi selalu disediakan kursi untuk duduk para penonton.
Pada adegan pertama perangkat iringan di bunyikan yang biasa disebut Tatalu, yaitu untuk menghimpun pengunjung, penonton, dan peserta. Setelah masarakat banyak berdatangan dan sudah berkumpul, dimulai dengan para penari wanita (Ronggeng) memasuki gelanggang, menari bersama mengitari lampu oncor, gerakan tarinya disebut jajangkungan dan wawayangan dan gerakannya sudah ditata terlebih dahulu, dengan tempo irama lambat.
Setelah tarian pembukaan dilakukan oleh para Ronggeng, kemudian dilanjutkan dengan tari bersama, yaitu para Ronggeng dan penonton (laki-laki). Ronggeng menari dengan langkah-langkah kecil dan ayunan tangan saja, penari laki-laki (dari penonton) menari dengan perbendaharaan gerak yang beragam dan kebanyakan dari gerak penca.
Sebagai selingan pada tari bersama biasa ditampilkan tari Tontonan oleh panjak (salah satu laki-laki dari penabuh) atau dari penonton (bila ada permintaan) dengan gerak yang membaku sesuai gendingnya. Pada adegan selingan ini sudah ada pola irama tertentu yang membaku yang
terkait dengan gending atau atas kehendak penari. Pada acara puncak sudah biasa ada adegan parebut fonggeng, yaitu para penari laki-laki berebutan untuk menari dengan Ronggeng primadona mereka. Perangkat iringan Tari ketuk tilu terdiri dari: seperangkat Kendang, rebab, tiga buah ketuk, Kecrek, Goong, Sinden/Ronggeng.

JUDUL : Tari Ketuk Tilu
HEADLINE : Pertunjukan Tari Ketuk Tilu
DESKRIPSI : Salah satu gaya laki-laki pada ketuk tilu, diperagakan oleh Yayat
Cahya (Alm), seorang pelatih tari ketuk tilu gaya Subang.
Dipertunjukan kepada wisatawan Asing.
Deskripsi oleh : Yuli Sunarya
PHOTOGRAFER : Enoch Atmadibrata
Sumber gambar : poto tahun 1982
Lokasi gambar : Sanggar Yayasan Kebudayaan Jaya Loka
Copyright : Yayasan Kebudayaan Jayaloka

JUDUL : Tari Ketuk Tilu
HEADLINE : Pertunjukan Tari Ketuk Tilu
DESKRIPSI : Para Ronggeng membuka acara dengan menari mengeliligi Oncor.
Deskripsi oleh : Yuli Sunarya
PHOTOGRAFER : Enoch Atmadibrata
Sumber gambar : poto Tahun 1970
Lokasi gambar : Festival Kesenian Rakyat, Bandung, Jawa Barat
Copyright : Yayasan Kebudayaan Jayaloka

JUDUL : Tari Ketuk Tilu
HEADLINE : Pertunjukan Tari Ketuk Tilu
DESKRIPSI : Para Ronggeng menari menghadap oncor, ini dilakukan setelah
menari pembukaan, tarian ini untuk menarik perhatian calon penari laki-laki.
Deskripsi oleh : Yuli Sunarya
PHOTOGRAFER : Enoch Atmadibrata
Sumber gambar : poto tahun 1970
Lokasi gambar : Festival kesenian Rakyat, Bandung, Jawa Barat
Copyright : Yayasan Kebudayaan Jayaloka

JUDUL : Tari Ketuk Tilu
HEADLINE : Sajian Tari Ketuk Tilu
DESKRIPSI : Ronggeng menari dengan penari Laki-laki. Terlihat disini laki-laki
menampilkan gerak penca
Deskripsi oleh  : Yuli Sunarya
PHOTOGRAFER : Enoch Atmadibrata
Sumber gambar : poto, Tahun 1970
Lokasi gambar : Festival Kesenian Rakyat, Bandung Jawa Barat
Copyright : Yayasan Kebudayaan Jayaloka

JUDUL : Tari Ketuk Tilu
HEADLINE : Pertunjukan Tari Ketuk Tilu
DESKRIPSI : Ciri khas busana yang dipakai oleh Ronggeng pada Tari Ketuk Tilu.
Deskripsi oleh : Yuli Sunarya
PHOTOGRAFER  : Enoch Atmadibrata
Sumber gambar : Poto, Tahun 1970
Lokasi gambar : Festival Kesenian Rakyat, Bandung Jawa Barat
Copyright : Yayasan Kebudayaan Jayaloka


 



Objek Wisata Lainnya