Sumber Mata Air Jalatunda

29-11-2012 Kabupaten Bogor 8508 baca


Mata air Jalatunda merupakan lubang sumur yang dangkal, ukuran lubang air sekitar 2 x 1 m dengan kedalaman tidak lebih dari 1,5 m, namun sampai sekarang masih mengeluarkan air dari sela-sela susunan balok batunya, walaupun alirannya kecil tetapi terus-menerus mengalir, konon selama ini tidak pernah mengering sekalipun di musim kemarau. Oleh penduduk sekeliling sumur sekarang telah di tembok semen untuk menjaga kebersihan mata air tersebut. Air dari sumur Jalatunda kemudian dialirkan melalui parit kecil ke arah timur sepanjang lebih kurang 20 m menuju suatu bentuk kolam buatan yang dinamakan Taman Sri Bagenda. Selain itu air dari sumur Jalatunda juga dialirkan ke kali kecil Cipamali.
Pada batu datar di dekat lubang sumur, dijumpai adanya batu-batu lainnya dan sebuah batu yang berbentuk bulat seperti bola. Batu tersebut dalam khasanah megalitik lazim dinamakan dengan batu pelor. Hingga sekarang ini belum dapat diketahui secara pasti apa fungsi batu pelor. Di situs punden berundak Lemah Duhur di  Kampung Cijembar, Desa Sukajembar, Kecamatan Sukanagara, Cianjur, juga ditemukan batu-batu pelor pada di permukaan teras ke-4 bersama-sama dengan batu-batu datar dan menhir. Sangat mungkin batu-batu pelor tersebut erat kaitannya dengan dengan suatu ritus pemujaan kepada leluhur.
Penduduk setempat menamakan Mata air Jalatunda sudah sejak lama, apabila ditilik artinya jala dalam bahasa Sansekerta artinya air, sedangkan tunda berarti mulut, atau sesuatu yang menyerupai lubang mulut, mungkin sekali dahulu pernah terdapat pancuran air yang terbuat dari batu, atau bahan lainnya. Mata air dengan nama Jalatunda dikenal di beberapa tempat di Pulau Jawa, dan selalu dihubungkan dengan peradaban masyarakat masa lalu, misalnya petirthan kuna di lereng barat Gunung Penanggungan yang berangka tahun 899 Saka (977 M) juga dinamakan dengan Jalatunda, serta sumur tua yang telah mengering di puncak bukit Gunung Jati Cirebon dinamakan juga dengan sumur Jalatunda. Agaknya penamaan Jalatunda tersebut berkaitan dengan fungsi dan makna kekeramatannya di masa lalu karena dianggap sebagai sumber air yang dapat dipergunakan dalam ritus keagamaan atau upacara adat lainnya.

Lokasi:  Kampung Cijembar, Desa Sukajembar, Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur
Koordinat :
Telepon: -
Email: -
Internet: -
Arah:  -
Fasilitas: -
Jam Buka: -
Tutup: -
Tiket: -
Informasi Lebih Lanjut: - 



Objek Wisata Lainnya