Kepurbakalaan Surawisesa

12-12-2011 Kabupaten Bogor 22614 baca

Print


Pada jarak sekitar 300 m ke arah barat dari punden berundak Majusi, terdapat bukit memanjang utara-selatan, sepintas seperti bukit alami. Apabila diamati secara seksama, maka pada dinding bukit sisi timur dan baratnya, terdapat teras-teras yang diperkuat dengan susunan tumpukan batu. Maka dapat diduga bahwa bukit itupun juga merupakan suatu punden berundak, yang disebut oleh A.M.Sumawijaya dengan punden berundak Surawisesa.
Punden berundak tersebut jelas merupakan buatan manusia, jumlah terasnya dari yang terendah di sisi utara hingga yang tertinggi di paling selatan adalah 47 undakan (masih merupakan perhitungan yang belum pasti, dapat saja jumlah terasnya lebih dari itu), adapun rentang panjangnya sekitar 400 m, sungguh suatu punden berundak besar. Apabila ada seseorang yang berdiri di teras punden tersebut dan memandang ke arah selatan, maka ia akan langsung menatap ke salah satu bukit besar yang merupakan bagian dari Gunung Salak. Hal yang menarik adalah di permukaan teras-terasnya tidak dapat ditanami apa pun, jadi hanya ditumbuhi rumputan tebal. Pada setengah teras teratas, sekarang ini telah menjadi petak sawah, namun pada bagian lainnya datar saja ditumbuhi pohonan, dan terdapat beberapa kubur Islam kuna dan ada juga yang baru. Di bagian paling belakang (untuk sementara sebut saja teras ke-47) masih terdapat batu batu besar, dan sebuah menhir yang masih tertanam tegak di tanah.

 



Objek Wisata Lainnya