Bima-Tokoh Wayang

12-09-2011 Jawa Barat 21577 baca

Print


Bima (Bhima) adalah anak kedua dari lima Pandawa bersaudara. Ia adalah titisan (inkarnasi, turunan) Batara Bayu. Bima diwujudkan dengan tubuh yang besar kokoh (dalam wayang kulit di Jawa, perbedaan ukurannya sangat besar, ketimbang di Bali). Dalam wayang wong (wayang orang), tentu, pebedaannya tidak bisa jauh sekali, walau untuk peran Bima juga dipilih penari yang paling tinggi-besar. Dalam semua gaya (gagrag) wayang, yang khas dari Bima adalah memiliki Kuku Pancanaka, Gelang Candrakirana, dan Dodot Bintuluaji (Bangbintuluaji), dengan pola kotak-kotak seperti papan catur, dengan 4 warna: putih, kuning, merah, hitam. 

Sumber : Endo Suanda  



Objek Wisata Lainnya