Soder atau Selendang

-- 3842 baca


Selendang, atau soder (Sunda), sewet (Cirebon), sampur (Jawa), senteng (Bali) adalah salah satu bagian kostum atau properti yang sangat penting dalam tari-tarian di Jawa. Bahannya terbuat dari macam-macam kain, misalnya sifon, santung, saten, katun, dan sebagainya. Motif dan warnanya juga bermacam-macam, ada  yang dibatik; ada yang polos. Warnanya  ada yang merah, kuning, hijau, putih, dan lain-lain. Ukuran, panjang dan lebarnya, bisa diatur sesuai dengan kepentingan pemakainya. Untuk ukuran orang dewasa, panjangnya sekitar 3 meter dengan lebar 50 cm. Sedangkan untuk ukuran anak-anak panjangnya antara 1,5 s/d 2 meter dengan lebar antara 30 cm. Kedua bagian ujungnya seringkali  diberi hiasan seperti rumbe, payet, dan lain-lain.    
Cara mengenakannya pun bermacam-macam. Ada yang dikalungkan di leher; diselipkan pada keris di belakang punggung; ada yang dililitkan di pinggang; dan sebagainya. Cara memegangnya pun bermacam-macam. Ada yang dikepal, dijiwir, dicapit, ditimang, dan sebagainya. Demikian pula cara menggerakkannya, bermacam-macam pula. Ada yang di-seblak, di-kepret, dialung, diputar, dibanting, dan ada pula yang ditendang ke depan atau ke belakang (sepak soder) seperti yang dapat dilihat pada tari tayub atau pada gaya topeng Losari, Pekandangan, Slangit, dan Kalianyar. 
Penulis: Toto Amsar Suanda
 

Kata lainnya