Sari Ater yang Aduhai

Tgl. Update : Senin, 09 Januari 2012 Lihat: 5555

BILA ke Subang, jangan lupa mampir ke kawasan pemandian air panas Sari Ater. Di lokasi ini pengunjung dapat menikmati khasiat air panas di kolam pemandian Sari Ater (Ciater), yang sudah terkenal ke seluruh pelosok Jawa Barat. Selain berekreasi, pengunjung dapat menjalani terapi penyakit yang merupakan salah satu wisata alam terbesar di Jawa Barat. Tempat ini bisa menjadi lokasi favorit untuk bersantai bersama keluarga, dan dapat dikatakan sebagai a must visit place bagi siapa pun yang berkunjung ke Kab. Subang.

 
Berada di Jalan Raya Ciater, Kab. Subang, tempat wisata Sari Ater ini pada awalnya merupakan lahan hutan belukar yang dikenal angker oleh warga setempat. Namun setelah dibuka oleh orang sakti bernama Embah Ebos, nuansa angker tersebut sedikit demi sedikit mulai pudar hingga kawasan ini terkenal seperti sekarang. Atas jasa orang sakti inilah, kawasan hutan lalu diubah menjadi perkampungan dengan diberi nama Ciater. 
 
Diriwayatkan saat itu warga setempat kekurangan air bersih, lalu seorang bernama Embah Tajimalela mencoba memotong pohon ater. Ternyata dari pohon itu mengucur air yang deras. Sebab itulah warga lalu menjulukinya dengan nama air ater atau Ciater, yang berarti air yang memancar. Air ini diyakini oleh warga setempat dapat mengobati berbagai macam penyakit khususnya penyakit kulit.
 
Uniknya, mata air panas Ciater berasal dari kawah aktif Gunung Tangkubanparahu, yang letaknya tidak terlalu jauh dari objek wisata ini. Selain dialirkan ke pemandian, air panas tersebut mengalir melalui sungai sepanjang 2.000 m yang kemudian menjadi dingin dan digunakan untuk kepentingan pengairan lahan persawahan. Konon menurut petani setempat, air ini lebih dapat memengaruhi mutu panen dibanding air biasa. 
 
Objek wisata Ciater terasa semakin memesona dengan suguhan udara pegunungan yang dingin serta pemandangan perkebunan teh yang luas. Selain suasana setempat yang nyaman, pengunjung pun dapat memanfaatkan air di tempat ini untuk terapi kesehatan. Konon kandungan belerangnya ideal untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti kelumpuhan, rematik, gangguan syaraf, tulang dan berbagai penyakit kulit lainnya. 
 
Berdasarkan pengalaman, banyak pengunjung yang datang dan berendam di kolam air panas tersebut memperoleh kesembuhan dari berbagai penyakit tersebut. Hal ini disebabkan karena sumber air mengandung belerang, berdasarkan tes laboratorium merupakan unsur yang cukup penting untuk perawatan berbagai penyakit apabila dilakukan secara teratur. 
 
Selain itu hasil analisis Balneologi membuktikan, sumber air hangat mineral yang ada mengandung calsium, magnesium, chloride, sulfat, thermo, mineral, hypertherma dengan kadar aluminium yang tinggi (38,5 equiv persen) dan keasaman yang tinggi yaitu PH 2,45. 
 
Untuk menuju lokasi dapat dilakukan semua arah, dari Bandung-Ciater dengan jarak tempuh 32 km, Lembang-Ciater 15 km, Kawah-Ciater 7 km, Subang-Ciater 30 km, Jakarta-Ciater melalui arah puncak 212 km, Jakarta-Ciater melalui Tol Cikampek-Bekasi 185 km. 
 
Perjalanan sepanjang jalur ini tidak menjemukan, karena ketika kita memasuki wilayah Subang udara terasa sejuk, serta pegunungan teh yang menghiasi jalan yang berkelak-kelok membuat perjalanan lebih asyik. Baliho yang cukup besar terpampang jelas di Jalan Raya Subang yang menunjukkan keberadaan wisata air panas tersebut. 
 
Selain pemandian air panas yang bersuhu antara 37-40 derajat Celsius dengan kolam rendam dan kamar khusus, fasilitas lainnya pun tersedia cukup lengkap di objek wisata ini. Sebab ada tempat bermain untuk anak-anak, kuda tunggang dan delman, pacuan kuda, souvenir shop, golf driving range, kolam pancing, arung jeram, outbound, off-road, adventure, air terjun, dan ada juga atraksi program akhir pekan seperti domba tangkas, pertunjukan tari tradisional sisingaan khas Kab. Subang di panggung terbuka, panggung dangdut, badut, dll. So, sangat lengkap bukan? Selamat mencoba!
(efrie ch./ "GM")
sumber : www.klik-galamedia.com



   
Artikel Lainnya